![]() |
| Kebakaran yang menghanguskan rumah milik Anting Syamsia, S.Pd (28), Foto: istimewa. |
Menitheadline | Kepulauan Selayar - Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah milik Anting Syamsia, S.Pd (28), seorang guru SD Inpres Mare di Dusun Ujung Utara, Desa Bontobulaeng, Kecamatan Pasimasunggu Timur, Rabu malam, kembali menyoroti minimnya fasilitas pemadam kebakaran di wilayah kepulauan.
Rumah korban dilaporkan terbakar sekitar pukul 19.00 WITA akibat dugaan korsleting listrik. Kobaran api dengan cepat membesar dan melalap bangunan rumah dalam waktu kurang lebih 10 menit.
Warga sekitar berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, keterbatasan sarana dan cepatnya api merambat membuat rumah tersebut tidak dapat diselamatkan.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena armada pemadam kebakaran yang tersedia untuk wilayah Kecamatan Pasimasunggu dan Pasimasunggu Timur hanya satu unit. Armada tersebut berada di Benteng Jampea, Kecamatan Pasimasunggu.
Sementara lokasi kebakaran berada di wilayah Ujung Jampea, Kecamatan Pasimasunggu Timur, yang membutuhkan waktu tempuh sekitar satu jam perjalanan dari pos pemadam kebakaran. Kondisi geografis tersebut membuat respons pemadaman sulit dilakukan secara cepat saat terjadi keadaan darurat.
Berharap pemerintah daerah dapat segera menambah armada pemadam kebakaran atau menempatkan unit tambahan di wilayah Pasimasunggu Timur agar respons terhadap kejadian darurat bisa lebih cepat dan efektif.
“Ini sudah jadi kebutuhan mendesak, bukan lagi sekadar fasilitas tambahan,” tambahnya.
Warga berharap pemerintah daerah dapat menambah armada pemadam kebakaran serta menempatkannya di titik-titik strategis yang mudah dijangkau, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki jarak antarkecamatan cukup jauh.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah karena sebagian besar bangunan dan harta benda berharga milik korban tidak sempat diselamatkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya peningkatan sarana penanggulangan kebakaran di daerah kepulauan guna meminimalkan risiko kerugian yang lebih besar ketika musibah serupa terjadi.

Social Footer