Breaking News

Sinergi Fiskal dan Moneter Diperkuat, KSSK Jadi Penguat Stabilitas Ekonomi Nasional

Wakil Menteri Keuangan  Juda Agung dalam program Orang Penting Garuda TV pada Jumat (08/05/2026), Foto: istimewa

Menitheadline | Jakarta – Kementerian Keuangan menyampaikan bahwa koordinasi antara kebijakan moneter dan fiskal saat ini semakin kuat dan berjalan lebih efektif dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung dalam program Orang Penting Garuda TV pada Jumat (08/05/2026).

Wamenkeu menjelaskan, eratnya koordinasi fiskal dan moneter tercermin dari keterlibatan pemerintah dalam setiap rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia sebelum pengambilan keputusan kebijakan moneter. Dalam forum tersebut, pemerintah menyampaikan pandangan mengenai kondisi fiskal dan moneter nasional serta langkah-langkah koordinasi untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi tanpa mengabaikan stabilitas.

“Moneter dan fiskal ini berkoordinasi dalam mendorong momentum pertumbuhan ekonomi, namun pada saat yang sama kita juga harus menjaga stabilitas, terutama di tengah ketidakpastian global seperti sekarang ini,” ujar Wamenkeu.

Lebih lanjut, Wamenkeu menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah dan Bank Indonesia juga diperkuat melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), yang melibatkan Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Menurutnya, keberadaan KSSK menjadi salah satu kekuatan dalam sistem ekonomi Indonesia yang tidak selalu dimiliki oleh negara lain. Melalui forum ini, koordinasi tidak hanya mencakup kebijakan fiskal dan moneter, tetapi juga penguatan sektor keuangan nasional. Salah satu fokus utamanya adalah mendorong pertumbuhan kredit perbankan agar dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, sekaligus menjaga kesehatan industri perbankan.

“Jika dibandingkan dengan negara lain, tidak semua negara memiliki model KSSK ini. Jadi saya kira ini merupakan inovasi yang baik untuk memperkuat koordinasi,” pungkas Wamenkeu Juda.

Sumber: Kementerian Keuangan RI

Type and hit Enter to search

Close